Tuesday, 2 August 2011

bermain game terlalu lama bisa nyawa taruhanya?

Main Game Dapat Berujung Kematian

Benarkah hobby main game bisa berakibat kematian?
Judul diatas memang banyak yang menyangsikan. Masa main game terlalu lama bisa mati, sih? Begitulah kira-kira pertanyaan yang akan terlintas dalam benak kita.

Remaja Inggeris usia 20 tahun, Chris Stanifort yang memiliki hobby berat main game telah menukar nyawanya dengan hobbynya itu. Chris meninggal karena terkena DVT, demikian dikutif oleh detikinet dari Daily Mail- London. DVT atau deep vein thrombosis. DVT adalah gumpalan darah yang berkembang di urat darah di dalam tubuh yang membuat penderita merasa kesakitan.

Kondisi demikian menyebabkan komplikasi jika gumpalan darah menuju ke aliran darah., Bisa terjadi pemblokiran fatal di jantung,. dan DVT kerap muncul pada seseorang yang tidak melakukan aktivitas apa pun atau duduk terlalu lama tanpa melakukan kegiatan . Jadi tubuh kita pun membutuhkan gerak secara rutin dalam kesehariannya, supaya tidak terjadi pembekuan aliran darah jika hanya tubuh dibiarkan duduk terlalu lama .

Kejadian yang menimpa remaja di London ini setidaknya dijadikan contoh pula untuk remaja yang ada di Indonesia, dengan membatasi waktu bermain Game. Harus seimbang antara hanya duduk dengan bermain game dengan melakukan kegiatan lainnya yang memerlukan seluruh tubuh bergerak. Misalnya melakukan olah raga di waktu senggang pagi hari. Atau barangkali bermain bola di sore hari bersama teman seangkatan.

Sedangkan Chris dikabarkan dalam kondisi sehat dalam kesehariannya. Remaja itu memang suka menghabiskan waktu berjam-jam untuk bermain game di Xboxnya. Hobby game Chris rupanya telah mengorbankan nyawanya sendiri. Kematian Chris ini membuat orang tuanya coba untuk memperingatkan para orang tua lain supaya menasehati anaknya jika bermain game sangat berlebihan.

Jadi dengan kejadian di atas batasi main game yang berlebihan .

No comments:

Post a Comment